RATAKAN KUBURAN DENGAN TANAH DAN HANCURKAN BANGUNAN DIATASNYA ‼️

PERINTAH RASULULLAH : RATAKAN KUBURAN DENGAN TANAH DAN HANCURKAN BANGUNAN DIATASNYA ‼️

.

Narasi-narasi poster dan video buatan Syi’4h dan Sufi yang beredar seperti …

.

“Inilah jika Wahhabi/Salafi berkembang, nanti kuburan dihancurkan …”

.

Untuk menakut-nakuti umat Islam yang masih awam.

.

PERTAMA, yang kita bahas adalah hukum meratakan kuburan dengan tanah.

Ketauilah, hukum meratakan kuburan itu bukan ajaran Wahhabi/Salafi, TAPI PERINTAH RASULULLAH SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASALLAM, dan hukum asal perintah adalah wajib, yang jika tidak dilakukan maka berdosa.

.

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya dan Abu Bakar bin Abu Syaibah dan Zuhair bin Harb -Yahya berkata- : telah mengabarkan kepada kami -sementara dua orang yang lain- berkata : telah menceritakan kepada kami Waki’ dari Sufyan dari Habib bin Abu Tsabit dari Abu Wa`il, dari Abul Hayyaj Al Asadi ia berkata, Ali bin Abu Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata,

.

“Maukah kamu aku utus sebagaimana Rasulullah ﷺ telah mengutusku? Hendaklah kamu jangan meninggalkan patung-patung kecuali kamu hancurkan, DAN JANGAN PULA KAMU MENINGGALKAN KUBURAN YANG TINGGI KECUALI KAMU RATAKAN.”

.

– HR. Muslim no. 1609 | no. 989, Abu Dawud no. 2801 | no. 3218 dan Tirmidzi no. 970 | no. 1049. Shahih. Lafazh dan sanad di atas milik Muslim

.

Telah menceritakan kepada kami Abdullah : telah menceritakan kepadaku ‘Ubaidullah bin Umar Al Qawariri : telah menceritakan kepada kami As Sakan bin Ibrahim : telah menceritakan kepada kami Al Asy’ats bin Sawwar, dari Ibnu Asywa’ dari Hanasy Al Kinani, dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, bahwa dia mengutus seorang petugas keamanannya, kemudian bertanya,

.

“Apakah kamu tahu untuk apa saya mengutusmu ? yaitu sebagaimana RASULULLAH ﷺ TELAH MENGUTUSKU AGAR AKU MENGHANCURKAN SEMUA GAMBAR DAN MERATAKAN SETIAP KUBURAN.”

.

– HR. Ahmad no. 1217. Shahih

.

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin ‘Ubaid : telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ishaq dari Tsumamah berkata,

.

“Kami pergi bersama Fadlalah bin ‘Ubaid ke kawasan Romawi, ia adalah bawahan Mu’awiyah untuk tugas peperangan dan saudara sepupu kami terbunuh, Fadlalalah mensalatinya lalu ia berdiri di atas liang hingga ia menutupinya dengan tanah. Saat tanah kami ratakan, ia berkata : “RATAKAN KARENA RASULULLAH ﷺ MEMERINTAHKAN KAMI UNTUK MERATAKAN KUBURAN.”

.

– HR. Ahmad no. 22808 dan Nasa’i no. 2003 | no. 2030. Lafazh dan sanad di atas milik Ahmad. Shahih

.

KEDUA, Kenapa harus marah, kesal bahkan hingga memfitnah jika kuburan diratakan dengan tanah ?

.

Biasanya yang kesal, marah bahkan hingga memfitnah pasti terdapat suatu alasan dibalik itu. Dan biasanya alasan itu berpulang kepada dua alasan.

.

[1] Menjadikan Kuburan sebagai tempat Ibadah  untuk meminta dan memohon pertolongan kepada mayyit agar mendatangkan manfaat. Ini adalah Syirik Akbar yang mengeluarkan seseorang dari Islam

.

[2] Menjadikan Kuburan sebagai objek untuk mencari uang, biasanya membayar tarif terlebih dahulu untuk memohon dan meminta kepada mayyit, atau setelah memohon, hingga membuat jasa travel untuk ritual kunjungan ke kuburan wali dan syaikh.

.

Kalau ngga ada dua alasan tersebut, kenapa harus marah, kesal hingga memfitnah, padahal MERATAKAN KUBURAN itu PERINTAH RASULULLAH SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASALLAM.

.

Pikirkanlah dengan baik !

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out /  Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out /  Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out /  Tukar )

Connecting to %s

Create your website with WordPress.com
Get started
%d bloggers like this: