Allah SWT Telah Menentukan Setiap Makhluk Ada Rezekinya.

 وَمَا مِنْ دَاۤبَّةٍ فِى الْاَرْضِ اِلَّا عَلَى اللّٰهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۗ كُلٌّ فِيْ كِتٰبٍ مُّبِيْنٍ

Dan tidak satupun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh). Surah Hud : 6.

Manusia terbahagi menjadi empat kelompok

Manusia terbahagi menjadi empat kelompok,

1. Orang yang tahu dan dia mengetahui bahawa dirinya tahu. Dia itulah orang yang berilmu, maka jadikanlah dia sebagai ikutan dan tempat bertanya.

2. Orang yang tidak tahu dan dia mengetahui bahawa dirinya tidak tahu. Dia adalah orang bodoh maka ajarilah dia.

3. Orang yang tahu namun dia tidak mengetahui bahawa dirinya tahu. Dia adalah orang yang cerdas, dia perlu diingatkan, maka ingatkanlah dia.

4. Orang yang tidak tahu namun dia tidak mengetahui bahwa dirinya tidak tahu. Dia adalah orang dungu, maka berwaspadalah dengan dia.

5 SIFAT MUKMIN YANG HEBAT – DR. HARON DIN

5 SIFAT MUKMIN YANG HEBAT – DR. HARON DIN

1- Dia meninggal dunia, sebelum dia meninggal.

2- Dia bersedekah sampai kaya,

    bukan setelah kaya baru  bersedekah.

3- Dia berdakwah sampai menjadi alim,

   bukan setelah  alim baru berdakwah.

4- Dia datang ke masjid sehingga tua,

    bukan sudah tua baru hendak ke masjid.

5- Dia beramal sampai ikhlas,

   bukan setelah ikhlas baru hendak beramal.  

6. Kitab Shalat 4

Sabda Islam

6. Kitab Shalat 4

Hadits ke-301
Dari Jabir Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Sebaik-baik umatku adalah mereka yang bila berbuat kesalahan memohon ampunan dan bila bepergian mengqashar sholat dan membatalkan puasa.” Dikeluarkan oleh Thabrani dalam Ausath dengan sanad yang lemah. Hadits tersebut juga terdapat dalam Mursal Said Ibnu al-Musayyab dengan ringkas.

Hadits ke-302
Imam Ibnu Hushoin Radliyallaahu ‘anhu berkata: Aku mempunyai penyakit bawasir, bila aku menanyakan kepada Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam tentang cara sholat. Beliau bersabda: “Sholatlah dengan berdiri, jika tidak mampu maka dengan duduk, dan jika tidak mampu maka dengan berbaring.” Riwayat Bukhari.

Hadits ke-303
Jabir r.a: Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam pernah menjenguk orang sakit. Beliau melihat orang itu sedang sholat di atas bantal, lalu beliau membuangnya. Beliau bersabda: “Sholatlah di atas tanah bila engkau mampu, jika tidak maka pakailah isyarat, dan jadikan (isyarat) sujudmu lebih rendah daripada (isyarat) ruku’mu.” Riwayat Baihaqi dan…

View original post 3,869 more words

5. Kitab Shalat 3

Sabda Islam

5. Kitab Shalat 3

Hadits ke-201
Dari Ibnu Abbas Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam sujud sewaktu membaca surat Al-Najm. Riwayat Bukhari.

Hadits ke-202
Zaid Ibnu Tsabit Radliyallaahu ‘anhu berkata: Aku pernah membaca surat Al-Najm di hadapan Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam, namun beliau tidak sujud waktu itu. Muttafaq Alaihi.

Hadits ke-203
Kholid Ibnu Ma’dan Radliyallaahu ‘anhu berkata: Surat Al-Hajj itu diberi keutamaan dengan dua sujud. Diriwayatkan Abu Dawud dalam hadits mursal.

Hadits ke-204
Menurut riwayat Ahmad dan Tirmidzi dalam keadaan maushul dari hadits Uqbah Ibnu Amir, ditambahkan: “Maka barangsiapa yang tidak sujud pada keduanya hendaklah ia tidak membacanya.” Sanad hadits ini lemah.

Hadits ke-205
Umar Radliyallaahu ‘anhu berkata: Wahai orang-orang, kita melewati bacaan ayat-ayat sujud, maka barangsiapa sujud ia telah mendapat (pahala) dan barangsiapa tidak sujud tidak mendapat dosa.” Diriwayatkan oleh Bukhari. Dalam hadits itu disebutkan: Sesungguhnya Allah tidak mewajibkan sujud kecuali jika kita menghendaki. Hadits…

View original post 3,801 more words

4. Kitab Shalat 2

Sabda Islam

4. Kitab Shalat 2

Hadits ke-101
‘Aisyah Radliyallaahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam memerintahkan untuk membangun masjid di kampung-kampung dan hendaknya dibersihkan dan diharumkan. Riwayat Ahmad, Abu Dawud dan Tirmidzi. Tirmidzi menilainya hadits mursal.

Hadits ke-102
Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Allah memusuhi orang-orang Yahudi yang menjadikan kuburan Nabi-nabi mereka sebagai masjid.” Muttafaq Alaihi. Muslim menambahkan: “Dan orang-orang Nasrani.”

Hadits ke-103
Menurut Bukhari-Muslim dari hadits ‘Aisyah r.a: “Apabila ada orang sholeh di antara mereka yang meninggal dunia, mereka membangun di atas kuburannya sebuah masjid.” Dalam hadits itu disebutkan: “Mereka itu berakhlak buruk.”

Hadits ke-104
Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu berkata: Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam pernah mengirim pasukan berkuda, lalu mereka datang membawa seorang tawanan, mereka mengikatnya pada salah satu tiang masjid. Muttafaq Alaihi.

Hadits ke-105
Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Umar Radliyallaahu ‘anhu melewati Hassan yang sedang bernyanyi di dalam…

View original post 4,680 more words

3. Kitab Shalat 1

Sabda Islam

3. Kitab Shalat 1

Hadits ke-1
Dari Abdullah Ibnu Amr Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Waktu Dhuhur ialah jika matahari telah condong (ke barat) dan bayangan seseorang sama dengan tingginya selama waktu Ashar belum tiba, waktu Ashar masuk selama matahari belum menguning, waktu shalat Maghrib selama awan merah belum menghilang, waktu shalat Isya hingga tengah malam, dan waktu shalat Shubuh semenjak terbitnya fajar hingga matahari belum terbit.” Riwayat Muslim.

Hadits ke-2
Menurut riwayat Muslim dari hadits Buraidah tentang waktu shalat Ashar. “Dan matahari masih putih bersih.”

Hadits ke-3
Dari hadits Abu Musa: “Dan matahari masih tinggi.”

Hadits ke-4
Abu Barzah al-Aslamy Radliyallaahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam pernah setelah usai shalat Ashar kemudian salah seorang di antara kami pulang ke rumahnya di ujung kota Madinah sedang matahari saat itu masih panas. Beliau biasanya suka mengakhirkan shalat Isya’, tidak suka tidur sebelumnya dan bercakap-cakap setelahnya…

View original post 3,567 more words

10 Cara membentuk peribadi mulia

Blog Peribadirasulullah

  1. Senyum itu tanda kemesraan, diberi kepada manusia

dianggap sedekah. Ketawa itu lambang kelalaian. Selalu

dilakukan hati akan mati. Dibuat di hadapan manusia

menghilangkan maruah diri.

  1. Setiap kesalahan yang dilakukan jadikanlah

pengajaran, insaflah ini tanda kelemahan diri,

kesalilah keterlanjuran itu dan berazamlah tidak

mengulanginya lagi.

  1. Syukur nikmat dan sabar di dalam ujian amat mudah

diucapkan tetapi amat sulit dilaksanakan.

  1. Kesenangan dan kemewahan selalunya membawa kepada

kesombongan dan kelalaian. Kesusahan dan penderitaan

itu, selalunya membawa kekecewaan dan putus asa,

kecuali orang yang mukmin.

  1. Di antara tanda-tanda orang-orang yang sombong itu

cepat melahirkan sifat marah, suka memotong percakapan

orang, suka bermujadalah yakni bertegang leher, nampak

di mukanya rasa tidak senang jika ada orang yang lebih

darinya di satu majlis, bercakap meninggikan suara,

pantang ditegur, tidak ada tanda-tanda kesal di atas

kesalahan.

  1. Orang yang sudah hilang sifat marah – dayus, cepat

melahirkan sifat marah – lemah mujahadah. Orang yang

ada sifat marah tapi dapat…

View original post 93 more words