Category: Hijrah Covid-19

Hijrah Covid-19

Rasulullah SAW adalah prototype manusia yang diciptakan Allah sebagai Uswah hasanah.لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًاSesungguhnya telah ada pada (diri) Rasûlullâh itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allâh dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allâh [33:21]

Seluruh perjalanan hidup beliau menjadi pedoman keselamatan manusia di dunia dan akherat. Sebelum di bi’tsah menjadi Rasul, beliau oleh masyarakat quraisy dijuluki sebagai Al Amin (yang dapat dipercaya). Namun karena membawa Risalah yang Haq, maka mereka memusuhi beliau. Hampir seluruh perspektif dirubah oleh Risalah tersebut. Diantara yang dirubah dalam risalah Islam adalah kayakinan dengan tuhan yang banyak, dirubah menjadi Tuhan yang satu , قُلۡ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌBudaya menjadikan wanita sebagai komoditas dirubah dengan kesetaraan gender(51:54) وَمَا خَلَقۡتُ ٱلۡجِنَّ وَٱلۡإِنسَ إِلَّا لِيَعۡبُدُونِ
(49:13) إِنَّا خَلَقۡنَـٰكُم مِّن ذَكَرٍ۬ وَأُنثَىٰ وَجَعَلۡنَـٰكُمۡ شُعُوبً۬ا وَقَبَآٮِٕلَ لِتَعَارَفُوٓاْ‌ۚ
(16:97) مَنۡ عَمِلَ صَـٰلِحً۬ا مِّن ذَڪَرٍ أَوۡ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤۡمِنٌ۬ فَلَنُحۡيِيَنَّهُ ۥ حَيَوٰةً۬ طَيِّبَةً۬Perubahan yang radikal inilah yang ditentang oleh orang-orang kafir quraisy dan sekutunya, sehingga Rasulullah dan pengikutnya harus menghadapi berbagai macam tekanan dan ancaman. Kisah Bilal bin Rabah dan keluarga Yasir misalnya. Telah menjadi bukti intoleransi keberagaman yang dilakukan quraisy saat itu. Bahkan embargo yang dilakukan oleh mereka terhadap kaum muslimin yang menjadikan tekanan yang luar biasa bagi Rasulullah dan para pengikutnya. Pemboikutan dipicu oleh rasa iri (hasad) dan kesombongan tanpa argumentasi seperti yang dilakukan oleh Al-Walid bin Al-Mughirah, yang mengatakan:أَيَنْزِلُ عَلَى ” مُحَمَّدٍ ” وَأُتْرَكُ أناَ كَبِيْرُ قُرَيْشٍ وَسَيِّدُهَا وَيُتْرَكُ أَبُوْ مَسْعُوْدٍ، وَنَحْنُ عَظِيْمَا الْقَرْيَتَيْنِ ؟“Bagaimana mungkin diturunkan kepada Muhammad, tidak kepadaku, sedangkan aku yang menjadi pembesar dan pemimpin suku Quraisy, tidak diberikan kepada Abu Mas’ud, sedang kami berdua yang menjadi para pembesar dua negeri.”Kaum musyrikin berkumpul untuk menetapkan cara efektif menghentikan Islam dan Nabinya. Pertemuan itu menghasilkan kesepakatan untuk menulis selembar kesepakatan pemutusan hubungan total dengan Bani Hasyim dan Bani Abdil-Muththalib. yang berisi:

  1. Barang siapa yang setuju dengan agama Muhammad, berbelas kasihan kepada salah seorang pengikutnya yang masuk Islam, atau memberi tempat singgah pada salah seorang dari mereka, maka ia dianggap sebagai kelompoknya dan diputuskan hubungan dengannya.
  2. Tidak boleh menikah dengannya atau menikahkan dari mereka.
  3. Tidak boleh berjual beli dengan mereka.

Kemudian mereka gantung pengumuman ini di salah satu sudut Ka’bah untuk menegaskan kekuatan isinya.Bahkan Abu Lahab seketika itu mengumumkan kepada para pedagang:يَا مَعْشَرَ التُجَّارِ غَالُوْا عَلَى أصْحَابِ ” مُحَمَّد ” حَتَّى لاَ يُدْرِكُوْا مَعَكُمْ شَيْئاً، وَقَدْ عَلِمْتُمْ مَالِي وَعَلِمْتُمْ كَذَلِكَ وَفَاءَ ذِمَّتِي، فَأنَا ضَامِنٌ، وَلاَ خَسَارَةَ عَلَيْكُمْ“Wahai para pedagang! Naikkan hargamu kepada sahabat-sahabat Muhammad sehingga mereka tidak bisa membeli apapun, kalian semua sudah mengetahui kekayaanku, dan kalian sudah tahu bahwa saya akan menepati janjiku, saya akan mengganti kalian semua, tidak akan ada kerugian atas kalian.”Tekanan demi tekanan hingga isolasi, dan embargo kaum musyrikin yang dilakukan sejak bulan Muharram tahun ketujuh Kenabian. Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan bahwa mereka diboikot selama tiga tahun sehingga mereka hidup dalam kesulitan yang parah karena semua pasokan kebutuhan hidup mereka dilarang masuk, sehingga bayi dan anak-anak menangis hingga tangisan mereka terdengar sampai kejauhan keluar lembah tempat pengungsian mereka. (Zaad Al-Ma’ad, 3:27.)
Dalam upaya menyelamatkan dakwah Islam dari gangguan kafir Quraisy, Nabi Muhammad, atas perintah Allah, memutuskan hijrah dari Mekah ke Madinah.وَقُل رَّبِّ أَدۡخِلۡنِى مُدۡخَلَ صِدۡقٍ۬ وَأَخۡرِجۡنِى مُخۡرَجَ صِدۡقٍ۬ وَٱجۡعَل لِّى مِن لَّدُنكَ سُلۡطَـٰنً۬ا نَّصِيرً۬ا
“Dan, katakanlah, Ya Tuhanku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong.”(Al-Isra [17]: 80).

Dalam buku berjudul Muhammad: Kisah Hidup Nabi Berdasarkan Sumber Klasik, Martin Lings mengungkapkan, Nabi SAW sudah mengetahui bahwa Yastrib adalah lahan subur di antara dua jalur batu-batu hitam. Hijrah bukan hanya peristiwa perpindahan individu atau kelompok dari tempat yang tidak aman ke tempat yang lebih aman. Lebih dari itu, hijrah memiliki dimensi penjabaran yang luas dan dahsyat, yakni meliputi hijrah i‘tiqadiyyah/keyakinan , hijrah fikriyah/cara berpikir, hijrah syu’uriyah/hobi , dan hijrah sulukiyah/perilaku. ‘Seorang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan apa saja yang dilarang oleh Allah.” (HR Al-Bukhari, Abu Dawud, An-Nasa’i, Ahmad, dan Ibn Hibban).Embargo adalah pelarangan perniagaan dan perdagangan untuk mengisolasikannya dan menyebabkan pemerintah negara tersebut dalam keadaan internal yang sulit. Embargo biasanya digunakan sebagai hukuman politik bagi pelanggaran terhadap sebuah kebijakan atau kesepakatan. Salah satu contoh embargo adalah yang pernah diterapkan Amerika Serikat terhadap Indonesia dari tahun 1999 hingga 2005. Embargo Amerika ke Venezuale mengakibatkan krisis ekonomi sejak 2014. Sementara 40 tahun embargo amerika ke Iran menyebabkan pertumbuhan ekonomi merosot hingga menjadi 3,7 persen pada tahun 2017, memicu krisis ekonomi dan demo besar-besaran pada November 2019.
Databoks merilis jika krisis ekonomi pada 2009 yang membuat sejumlah negara di Amerika dan Eropa mengalami resesi, seperti Amerika Serikat (-2,5%), Inggris (-4,2%), dan Jerman (-5,7%). Saat ini Covid-19 outbreak berdampak lebih besar bagi perekonomian sepanjang 2020. Beberapa negara Asia pun diperkirakan mengalami resesi, di antaranya Korea Selatan (-1,2%) dan Singapura (-3.5%). Sementara Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi positif di India, Tiongkok, dan Indonesia dengan kisaran satu persen. Embargo juga mambatasi interaksi dengan lingkungan sosial (dunia, regional, negara, wilayah). Sehingga memberikan efek pada sikap dan perilaku (Von Sikorski,& Knoll, 2019; Cassilo, & Sanderson, 2019; Lunn, Belton, Lavin, McGowan, Timmons, & Robertson, 2020). Pandemi virus Corona baru, Covid-19 dapat memberikan efek psikologis jangka panjang. Hal itu diungkapkan sejumlah pakar dari dari Fakultas Psikologi Universitas Yale, Amerika Serikat. Secara sistemik, manajemen Rumah sakit dan kesehatan juga terdampak dari lockdown sebagai bentuk dari isolasi. Tidak hanya sistem manajemen RS, manajemen di berbagai instritusi seperti pendidikan, pariwisata dan transportasi, manajemen industri hingga manajemen dan pengelolaan rumah tanggapun berubah cukup drastis,Solusi hijrah/bertransformasi pasca embargo Covid-19 perlu dirumuskan dengan baik. Pandemi COVID-19 telah membawa banyak perubahan dalam kehidupan kita sehari-hari. Cara kita bekerja telah berubah, cara kita makan telah berubah, bahkan berjalan-jalan sederhana di taman sedikit kurang sederhana akhir-akhir ini. Sebuah penelitian University of Southern California melaporkan bahwa coronavirus telah merubah perilaku masyarakat secara signifikan menjadi menjaga kebersihan (86%), jaga jarak (61%). Hal ini menunjukkan transformas/hijrah sulukiyah menjadi bagian dari tuntutan perubahan. CNN merilis ada perubahan hobi masyarakat ketika menghadapi pandemi Covid-19. Mereka menikmati kegiatan baru sebagai hobi yang dilakukan di rumah. Hobi-hobi/syu’uriyah ini bahkan menjadi terapi bagi mereka. Tidak hanya Hobi, covid-19 ini mendorong orang untuk berinteraksi dengan teman-teman baru. Sementara WHO menyarankan dunia harus dapat menyesuaikan cara berfikir/hijrah fikriyah mereka terhadap covid-19 outbreak. Sementara thejakartapost mengungkap adanya perubahan keberagamaan sebagai hijrah ‘tiqadiyyah/keyakinan yang terjadi akibat dari covid-19.
Untuk dapat mengikuti tuntutan perubahan, tidak sedikit orang merasa tidak siap untuk berubah. Penyakit resistant to change digambarkan dalam banyak riset (Butler, 2019; Murrar, & Brauer, 2019; Macmillan, 2019; White, Kinney, Danek, Smith, & Harben,2020; Chi, Lin, Chang, & Chen, 2020). Orang pada umumnya merasa nyaman untuk terus melakukan sesuatu seperti yang selalu mereka lakukan. Membuat mereka belajar sesuatu yang baru itu sulit. Sedikit orang yang siap mengambil risiko dan melakukan hal-hal baru akan sebagai tuntutan perubahan. Namun, kebanyakan merasa adanya ketidakamanan atau kurangnya kreativitas dan kemauan dalam menyongsong perubahan. Tipe penolakan terhadap perubahan diantaranya adalah:

  1. Penolakan logis: Penolakan semacam ini pada dasarnya muncul karena harus beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan perubahan.
  2. Resistensi psikologis: Individu sering menolak perubahan karena alasan seperti takut akan hal yang tidak diketahui, kurang toleransi terhadap perubahan, ketidaksukaan terhadap manajemen, dll.
  3. Perlawanan sosiologis: Hambatan perubahan karena tekanan teman atau kelompok.Apakah anda termasuk orang yang sulit berubah atau sebaliknya, mudah berhijrah?

Jika anda termasuk yang resist terhadap perubahan maka kemungkinan anda akan mengalami krisis berkepanjangan, namun jika anda boleh menentukan untuk berhijrah, maka anda akan memiliki kepercayaan diri yang meningkat untuk menggapai sukses anda (lihat grafik)

Cek resistant to change anda:
https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSeZPuWyVMHox6SlcL4oa5mY4-YEUBUzifmHtyBkJu-yRggXnw/viewform