Category: 14 HIKMAH SAKIT

14 HIKMAH SAKIT

Allah memberi kita sakit, sesuai dengan daya  tahan hamba-Nya, dan banyak hikmahnya:

1) Sakit itu Zikrullah. Bukti: Mereka yang diuji dengan sakit, lebih sering menyebut nama Allah berbanding di waktu sihatnya.


2) Sakit itu Istighfar. Bukti: Kita akan mudah teringat akan dosa ketika sakit sehingga lisan mudah untuk memohon ampun dari Allah SWT.

3) Sakit itu juga Muhasabah. Orang yang sakit akan lebih banyak waktu merenung diri dalam sepi, menghitung-hitung bekal untuk kembali menemui Allah SWT.

4) Sakit itu Jihad. Orang yang sakit tidak boleh menyerah kalah, diwajibkan untuk berikhtiar demi kesembuhan.

5) Sakit itu Ilmu. Sakit akan membuat kita memeriksa dan mencari ilmu untuk tidak mudah sakit.

6) Sakit itu juga Nasihat. Yang sakit selalu suka menasihati yang sihat agar jaga diri. Yang sihat menasihati yang sakit agar bersabar.

7) Sakit itu Silaturrahim. Keluarga yang jarang datang jengok akan datang menziarahi, penuh senyum dan rindu mesra dan dapat buah tangan lagi.

8) Sakit itu gugur dosa. Anggota badan yang sakit akan mendapat penyucian.

9) Sakit itu Mustajab Doa. Imam As-Suyuthi keliling kota mencari orang yang sakit agar mendoakannya dan kita juga selalu begitu.

10) Sakit itu menyusahkan Syaitan. Diajak maksiat tidak mahu dan tidak mampu, malah disesalinya.

11) Sakit itu sedikit tertawa dan banyak menangis. Satu sikap keinsafan yang di sukai Rasulullah s.a.w. dan makhluk di langit.

12) Sakit meningkatkan kualiti ibadah. Rukuk sujud kita lebih khusyuk, Tasbih Istighfar lebih sangat. Tahyat juga jadi lebih lama.

13) Sakit itu memperbaiki akhlak. Kesombongan terkikis, Sifat tamak dipaksa tunduk, Peribadi akan jadi santun, lembut dan tawadhu.

14) Sakit mengingatkan kita akan Mati, Membuatkan kita sentiasa beringat untuk menghadapinya.

“Tidak ada satu pun musibah (ujian) yang menimpa seorang muslim berupa duri atau yg sebagainya, melainkan dengannya Allah akan mengangkat        derajatnya atau menghapus kesalahannya.” [HR.Muslim]

“Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan daun-ddaunya.”                   

[HR. Bukhari dan Muslim]

“Jika sakit seorang hamba hingga tiga hari, maka keluar dari dosa-dosanya  sebagaimana keadaannya ketika baru lahir dari kandungan ibunya,”                  

(HR Ath-Thabarani).

“Janganlah kamu mencaci-maki  penyakit demam, kerana sesungguhnya (dengan penyakit itu) Allah akan menghapuskan dosa-dosa anak Adam sebagaimana tungku api menghilangkan kotoran-kotoran besi”. (HR. Muslim no. 2575).

“Sakit demam itu menjauhkan setiap orang mukmin dari api neraka”. (HR. Al-Bazzar)


مَنْ يُرِد اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُصِبْ مِنْهُ

“Barang siapa yang Allah SWT menghendaki kebaikan baginya, maka akan ditimpakan uian padanya.” ( HR. Al-Bukhari )

“Jika sakit seorang hamba hingga tiga hari, maka keluar dari dosa-dosanya sebagaimana keadaannya ketika baru lahir dari kandungan ibunya,” (HR Ath-Thabarani).

“sesungguhnya pahala yang besar didapatkan melalui ujian yang besar pula. Apabila Allah mencintai seseorang, maka Allah akan memberikan uijan kepadanya, barangsiapa yang ridha (menerimanya) maka Allah akan meridhainya dan barangsiapa yang tidak redha (menerimanya) maka Allah murka kepadanya.”  HR. At-Tirmidzi

“Apabila Allah menginginkan kebaikan bagi seseorang hamba, maka Allah  menyegerakan siksaan baginya di dunia”  HR. At-Tirmidziy no.2396 dari Anas bin Malik, lihat Ash-Shahiihah no.1220.

“Wahai anak Adam, jika engkau sabar dan mencari keridhaan pada saat musibah yang pertama, maka Aku tidak meridhai  pahalamu melainkan syurga”.  (HR. Ibnu Majah no.1597)

Sekian, semoga bermanfaat.

SEKIAN,TERIMA KASIH.