Pentingnya Memahami Sebab Syarie dan Sebab Kauni

Pentingnya Memahami Sebab Syar’i dan Sebab Kauni ๐ŸŒฟโœ…

Join channel telegram

https://t.me/manhajulhaq

Para ulama menjelaskan bahwa ada dua sebab yang boleh kita tempuh sebagai ikhtiar untuk meraih maslahat,

1). Sebab yang syar’i.

Yaitu sebab yang ditunjukkan oleh dalil Al-Qur’an was Sunnah bahwa sesuatu itu dapat menjadi sebab yang mendatangkan kesembuhan dari Allah. 

Contohnya seperti ruqyah syar’iyyah, berbekam, minum air zam-zam atau mengkonsumsi madu, habbatus sauda dan minyak zaitun.

2). Sebab yang kauni.

Yaitu sebab yang terbukti melalui penelitian para ahli bahwa sesuatu itu dapat menjadi sebab yang berpengaruh atau mengobati penyakit.

Contohnya seperti pengobatan medis, pengobatan herbal, atau sebab-sebab lain yang jelas hubungan sebab akibatnya selama tidak menyelisihi syariat.

Apabila sebab atau ikhtiar itu tidak ditunjukkan secara syar’i, tidak pula terbukti secara kauni, maka dilarang menempuh sebab tersebut karena termasuk syirik.

Contohnya seperti minum air keris, air pembuka aura, mantra-mantra, cincin, kalung, gelang, centong, peniti, peci, sorban, tali yang dianggap membawa hoki dan keberuntungan atau dapat mengobati penyakit. 

Begitupula mengaitkan sesuatu yang tidak ada hubungan sebab akibatnya baik secara syar’i maupun kauni seperti bulu mata jatuh berarti ada yang rindu, jerawat ada yang kangen, kalau bersin ada yang ngomongin, ada kupu-kupu mau datang tamu, anak sering sakit karena keberatan nama, pakai celana terbalik mau dapat duit, dan yang semisalnya.

Keyakinan-keyakinan semacam itu adalah keyakinan syirik yang menciderai tauhid dan Allah telah memperingatkan bahaya syirik di dalam Al-Qur’an,

ุฅู† ุงู„ู„ู‡ ู„ุง ูŠุบูุฑ ุฃู† ูŠุดุฑูƒ ุจู‡ ูˆูŠุบูุฑ ู…ุง ุฏูˆู† ุฐู„ูƒ ู„ู…ู† ูŠุดุงุก

“Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa syirik dan Dia mengampuni segala dosa selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya.” (An-Nisa’: 48)

Namun perlu kita ingat, sekuat apapun sebab atau ikhtiar yang kita tempuh, baik syar’i maupun kauni, tetap yang menjadi sandaran hati kita hanya Allah semata. Karena hanya Allah yang kuasa menjadikan sebab itu berpengaruh. 

Allah berfirman,

ูˆุนู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ูุชูˆูƒู„ูˆุง ุฅู† ูƒู†ุชู… ู…ุคู…ู†ูŠู†

โ€œDan bertawakkal-lah hanya kepada Allah, jika kamu benar-benar orang yang beriman.โ€ (Al-Maidah: 23)

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out /  Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out /  Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out /  Tukar )

Connecting to %s

Create your website with WordPress.com
Get started
%d bloggers like this: