RIYA, UJUB DAN SENANG PUJIAN

RIYA, UJUB DAN SENANG PUJIAN

Sufyan Ats-Tsauri Rahimahullah mengatakan:

Waspadalah terhadap perkara yang dapat merusak amalanmu, maka sungguh yang dapat merusak amalanmu adalah Riya’.

Jika bukan riya, maka rasa ‘ujub’ (kagum) terhadap diri sendiri, hingga kamu merasa bahwa kamu lebih baik dari saudaramu.

Padahal bisa jadi kamu tidak bisa melakukan amal yang bisa dilakukan olehnya, dan mungkin saja dia lebih wara’ (takut) terhadap hal-hal yang diharamkan Allah dan lebih murni amalannya daripada kamu.

Jika kamu tidak ‘ujub’ terhadap dirimu sendiri, maka waspadalah jangan sampai kamu menyenangi ‘pujian manusia’.

Dan (senang) ‘pujian manusia’ adalah bila kamu senang ketika mereka memuliakanmu karena amalanmu, dan (kamu senang) ketika mereka melihatmu punya kemuliaan dan kedudukan di hati mereka, atau (kamu senang) hajat yang bisa kamu minta dari mereka dalam banyak urusan

Padahal kamu mengaku mengharapkan pahala akhirat dari amalanmu itu, tidak menginginkan dari amalanmu itu pahala selainnya.

[Hilyatul Aulia: 6/391]

Allahul musta’an tentang keadaan diriku sendiri, semoga Allah menjaga hati kita semua dari tiga sifat di atas.

Sungguh Dia Maha Penyayang dan Maha Mendengar doa hambaNya.

Semoga Allah memberikan Hidayah dan Rahmat-Nya serta menerima amal ibadah kita.

بَارَكَ اللّٰه فِيْكُمْ

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out /  Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out /  Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out /  Tukar )

Connecting to %s

Create your website with WordPress.com
Get started
%d bloggers like this: