HASAD ADALAH MAKSIAT PERTAMA

HASAD ADALAH MAKSIAT PERTAMA

Imam al-Qurthubi berkata :

عُصِيَ اللهُ بِهِ فِي السَّمَاءِ الْحَسَدُ وَأَوَّلُ ذَنْبٍ عُصِيَ اللهُ بِهِ فِي الأَرْضِ الْحَسَدُ

“Dosa yang pertama kali terjadi di langit adalah hasad (Iblis hasad kepada Adam), demikian pula dosa yang pertama kali terjadi di bumi adalah hasad (hasad yang mendorong salah seorang anaknya Nabi Adam membunuh saudaranya)”

(Tafsir al-Qurthubi XX/259)

قَالَ مَا مَنَعَكَ أَلَّا تَسْجُدَ إِذْ أَمَرْتُكَ ۖ قَالَ أَنَا خَيْرٌ مِّنْهُ خَلَقْتَنِي مِن نَّارٍ وَخَلَقْتَهُ مِن طِينٍ

Allah berfirman : “Apakah yang telah menghalangimu, (sehingga) kamu tidak mau bersujud (kepada Adam) ketika Aku menyuruhmu?”, iblis pun menjawab: “Aku lebih baik daripada dia. Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan Engkau ciptakan dia (Adam) dari tanah”

(QS. Al-A’raf : 12)

Demikian pula maksiat yang pertama kali terjadi di atas muka bumi adalah karena maksiat hasad, yaitu hasad Qabil kepada saudaranya Habil.

وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ ابْنَيْ آدَمَ بِالْحَقِّ إِذْ قَرَّبَا قُرْبَانًا فَتُقُبِّلَ مِنْ أَحَدِهِمَا وَلَمْ يُتَقَبَّلْ مِنَ الْآخَرِ قَالَ لَأَقْتُلَنَّكَ

“Ceritakan kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya telah mempersembahkan kurban, kemudian diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidaklah diterima dari yang lain (Qabil), Ia berkata (Qabil), “Aku pasti membunuhmu” Berkatalah Habil : “Sesungguhnya Allah hanya menerima (kurban) dari orang orang yang bertakwa”

(QS Al-Maidah [5]: 27)

Saudaraku, masihkah engkau berhasad kepada orang lain atas nikmat yang telah Allah berikan kepadanya…?

Jika engkau melakukan demikian, maka hakikatnya engkau sedang protes kepada Allah dan menganggap bahwa Allah itu tidak adil, dan itu merupakan dosa besar, karena semua kenikmatan dan kelebihan yang dimiliki orang lain itu berasal dari Allah, dan itu semua terjadi dengan izin Allah.

Kita tutup group ini dengan membaca do’a Kafaratul Majelis :

سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ وَ بِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلٰه إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُك وَ أَتُوبُ إِلَيْكَ

“Subhanakallahumma wa bihamdika asyhadu alla ilaaha illa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaik”

“Maha Suci Engkau Ya Allah, dengan memuji-Mu, aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu”

بَارَكَ اللّٰه فِيْكُمْ

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out /  Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out /  Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out /  Tukar )

Connecting to %s

Create your website with WordPress.com
Get started
%d bloggers like this: