NASIHAT BAGI SAUDARAMU

NASIHAT BAGI SAUDARAMU

Nasehat disampaikan dengan terang-terangan ketika hendak menasehati orang banyak seperti ketika menyampaikan ceramah.

Namun kadangkala nasehat harus disampaikan secara rahasia kepada seseorang yang membutuhkan penyempurnaan atas kesalahannya.

Dan umumnya seseorang hanya bisa menerimanya saat dia sendirian dan suasana hatinya baik dan tenang.

Itulah saat yang tepat untuk menasehati secara rahasia, tidak di depan publik.

“Sebagus apapun nasehat seseorang namun jika disampaikan di tempat yang tidak tepat dan dalam suasana hati yang sedang marah maka nasehat tersebut hanya bagaikan asap yang mengepul dan seketika menghilang tanpa bekas”.

Al Hafizh Ibnu Rajab berkata:

“Apabila para salaf hendak memberikan nasehat kepada seseorang, maka mereka menasehati nya secara rahasia…”

“Barangsiapa yang menasehati saudaranya berduaan saja maka itulah nasehat”.

“Dan barangsiapa yang menasehatinya di depan orang banyak maka sebenarnya dia mempermalukannya.”

(Jami’ Al ‘Ulum wa Al Hikam, halaman 77)

Kita tutup grup ini dengan membaca do’a Kafaratul Majelis :

سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ وَ بِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلٰه إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُك وَ أَتُوبُ إِلَيْكَ

“Subhanakallahumma wa bihamdika asyhadu alla ilaaha illa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaik”

“Maha Suci Engkau Ya Allah, dengan memuji-Mu, aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu”

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out /  Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out /  Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out /  Tukar )

Connecting to %s

Create your website with WordPress.com
Get started
%d bloggers like this: