INGATLAH ALLAH !!!!

INGATLAH ALLAH !!!!

🕋💦 Tiap masa tiap saat

Supaya hidup Sentiasa berkat

Sehingga Kita sudah selamat

Dengan segala syukur NIKMAT

🕋💦 Nikmat ini bukan semua dapat

Kecuali Kita benar makrifat

Kerana tipuan dunia sudah melekat

Hingga lupa Siapa pemberi nikmat

🕋💦 Ingatlah Allah jangan sesekali dilupai

Sebutlah dibibir sematkan dihati

Biar sebati meresap di dalam diri

Meskipun susah Kita MENGINGATI

Usahakan lah sebelum Kita MATI

🕋💦 Ingatlah Allah dalam duduk dan berdiri

KeTika berjalan juga ketika berlari.

Sudah Pasti hidup tidak akan rugi

Bila jadi  BEKALAN buat Kita sendiri

Buat peneman dalam kubur nantii

🕋💦 Ingatlah Allah lagi Dan lagi

Supaya kita sentiasa menyedari

Bahawa hidup tidak selamanya abadi

Sampai Masa Kita semua Pasti MATI

🕋💦 Yang hidup Dan kekal hakiki

Adalah Allah yang Kita ingati

Semoga Kita semua di Rahmati

Kekal Bersama Allah hingga abadi.

Aamiin.

PERBANYAKLAH UNTUK DIAM.

PERBANYAKLAH UNTUK DIAM.

“Lebih baik diam tapi tahu, daripada bicara tapi tak mengerti apa yang dibicarakan.”

“Jika sekiranya diam itu bijak lakukanlah.!

Tapi ketika bijak itu diinjak bicaralah agar mereka diam.”

“Diam lebih baik daripada dusta, dan kejujuran lisan itu awal dari kebahagiaan.”

“Bilamana kau berkata maka akan menyakiti hati orang lain. Lebih baik kau diam membisu seribu bahasa.”

 “Terkadang diam itu lebih baik daripada bicara tapi tak dihargai, tak dianggap ada.”

 “Lebih baik tersenyum dan diam seolah semuanya baik-baik saja ketimbang marah dan menangis, lalu banyak orang menanyakan mengapa.”

“Mulailah membiasakan diri untuk tidak bicara seenaknya  lebih baik diam daripada bicara yang tak bermanfaat.”

 “Diam adalah emas tapi bicara baik adalah berlian. Maka berbuat baiklah.!!”

 “Terkadang lebih baik diam daripada menjelaskan apa yang kita rasa,,,, karena menyakitkan ketika mereka hanya bisa mendengar tapi tak bisa mengerti.”

 “Diam lebih baik daripada mengucapkan kata-kata yang hanya mengandung omong kosong.”

“Lebih baik membisu dan bisa menikmati metode dirimu berdaya upaya.”

 “Seandainya membisu lebih baik  maka biarkanlah pembuktian yang berbicara.”

“Berkata-kata itu lebih bagus daripada diam melainkan membisu itu lebih baik daripada berkata perkara yang menyakitkan hati orang lain.

 “Apabila lebih bagus membisu ketimbang mengatakan sesuatu yang tanpa kau sadari membikin seluruh orang hasilnya tahu kebodohanmu.”

“Diam bukan berarti tak melakukan apa-apa berdaya upaya ketika membisu juga adalah perbuatan.”

“Orang pendiam itu bukan berarti takut bicara tetapi lebih berharap selektif dalam menyuarakan kata-kata.”

“Kadang,diam itu jauh lebih baik dibandingkan mesti banyak omong dan menjadi pribadi yang sok tahu.”

 “Orang banyak bicara itu memuakkan,,,, orang pendiam itu menenangkan.”

“Adakalanya lebih baik diam ketimbang menyebutkan masalahmu sebab kamu tahu sebagian orang hanya penasaran.

JANGAN BERSEDIH..

JANGAN BERSEDIH..

Walaupun tiada siapa yang menyayangi, Allah tetap ada di hatimu.

Walaupun tiada siapa yang menyintaimu, Allah tetap ada mengasihimu

Walaupun tiada siapa menjadi penolong, Allah tetap ada melindungi mu.

Walaupun tiada siapa yang merindui, Allah tetap ada menantimu.

Walau tiada siapa yang sudi menyapamu, Allah tetap ada memerhatikanmu.

Walau tiada siapa akan menemanimu, Allah tetap ada bersamamu.

Karena Dia-lah Kekasih yang tidak akan meninggalkan Dirimu baik dalam keadaan Berdiri maupun Terjatuh Sekalipun

RASULULLAH SAW TERLUKA⠀

RASULULLAH SAW TERLUKA⠀

Dalam suatu peperangan, Rasulullahﷺ pernah terluka karena serangan musuh. Gigi geraham beliau patah, bibir bawahnya sobek, dahi dan keningnya yang mulia juga bercucuran darah.

Rasulullah malah tak henti menadahi tetesan darah itu dan mengusapkan ke dadanya agar jangan menetes ke tanah meski dalam keadaan genting sekalipun

Setelah perang mereda seorang Sahabat memberanikan diri bertanya perihal perilaku beliau tersebut;

Dengan lemah lembut Rasulullah pun menjawab :

Aku mendengar apa yang tidak kalian dengar

Malaikat penjaga gunung berkata: kalau ada setetes darahku menyentuh bumi, maka Allah akan menurunkan adzab dari langit kepada mereka yang memerangiku

Mendengar jawaban itu para Sahabat kembali bertanya, “Mengapa engkau tidak mendoakan para musuh Allah itu supaya celaka?” ⠀

Rasulullah kembali menjawab:

Sungguh aku tidak diutus untuk melaknat, tetapi berdakwah dan menyebarkan rahmat kepada semesta alam. ⠀

“Ya Raab berilah hidayah kepada mereka, karena sesungguhnya mereka tidak mengetahui.”

Semoga Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada beliau, junjungan dan teladan kita.

JANGAN LUPA ALLAH SWT

Dalam berduka, kadang kita lupa, ada yang lebih terluka.

Dalam bercerita, kadang kita lupa, ada aib yang tidak sengaja atau sengaja dibuka.

Dalam mencintai, kadang kita lupa, mencintai pada yang lebih layak dan berhak.

Dalam berkawan, kadang kita lupa, dia juga manusia, ada salah silapnya.

Dalam bersuka ria, kadang kita lupa, ada Iman yang perlu pelihara.

Dalam bergurau, kadang kita lupa, ada hati yang perlu kita jaga.

Dalam hidup ini, apa sahaja yang kita buat, buatlah berlandaskan agama. Berpada padalah pada yang perlu. Bersungguhlah pada Yang Mahu Dalam berduka, kadang kita lupa, ada yang lebih terluka.

Dalam bercerita, kadang kita lupa, ada aib yang tidak sengaja atau sengaja dibuka.

Dalam mencintai, kadang kita lupa, mencintai pada yang lebih layak dan berhak.

Dalam berkawan, kadang kita lupa, dia juga manusia, ada salah silapnya.

Dalam bersuka ria, kadang kita lupa, ada Iman yang perlu pelihara.

Dalam bergurau, kadang kita lupa, ada hati yang perlu kita jaga.

Dalam hidup ini, apa sahaja yang kita buat, buatlah berlandaskan agama. Berpada padalah pada yang perlu. Bersungguhlah pada Yang Mahu

INGATLAH ALLAH !!!!

INGATLAH ALLAH !!!!

🕋💦 Tiap masa tiap saat Supaya hidup Sentiasa berkat Sehingga Kita sudah selamat Dengan segala syukur NIKMAT

🕋💦 Nikmat ini bukan semua dapat Kecuali Kita benar makrifat Kerana tipuan dunia sudah melekat Hingga lupa Siapa pemberi nikmat

🕋💦 Ingatlah Allah jangan sesekali dilupai Sebutlah dibibir sematkan dihati Biar sebati meresap di dalam diri Meskipun susah Kita MENGINGATI Usahakan lah sebelum Kita MATI

🕋💦 Ingatlah Allah dalam duduk dan berdiri KeTika berjalan juga ketika berlari.

Sudah Pasti hidup tidak akan rugi Bila jadi  BEKALAN buat Kita sendiri Buat peneman dalam kubur nantii

🕋💦 Ingatlah Allah lagi Dan lagi Supaya kita sentiasa menyedari

Bahawa hidup tidak selamanya abadi Sampai Masa Kita semua Pasti MATI

🕋💦 Yang hidup Dan kekal hakiki Adalah Allah yang Kita ingati

Semoga Kita semua di Rahmati Kekal Bersama Allah hingga abadi.

Aamiin.

KEBESARAN CIPTAAN ALLAH SWT

Maha Suci ALLAH

Kenapa air telinga pahit?

Air mata masin?

Air liur tawar?

🕋💦💦 TELINGA – Allah menjadikan air telinga pahit adalah untuk membunuh kuman dan serangga kecil yg memasuki telinga. Cuba bayangkan jika ianya manis, sudah pasti habis dimasuki semut sewaktu kita tidur.

🕋💦 MATA – Allah menjadikan air mata rasanya masin bagi menjaga mata kerana mata sifatnya sangat mudah rosak dan masin adalah sifatnya menjaga.

🕋💦 LIDAH – Allah menjadikan air liur tawar bagi kita merasai dan membezakan apa yang kita rasai ketika minum dan makan. Kalau lah air liur sudah mempunyai rasa. Sudah tentu terkeluar dari sifat kesempurnaan.

🕋💦 Maha Suci Allah yang mengetahui perkara yang ghaib. Dan dia yang mampu melakukan setiap sesuatu.

Sering Share Ilmu Bukan Untuk “Sok Alim” Tetapi Berharap Pahala Dakwah.

Sering Share Ilmu Bukan Untuk “Sok Alim” Tetapi Berharap Pahala Dakwah.

🕋💦 Tetap semangat berdakwah, mungkin tidak disangka, satu share ilmu dan faidah ternyata bisa memberikan hidayah kepada seseorang, walau hanya sekedar menekan “share”. Tentunya dengan niat yang ikhlas.

🕋💦 Tidak mesti jadi ustadz, hanya menunjukkan dan mengajak ke jalan Allah, insyaAllah mendapatkan pahala sebagaimana pelakunya.

🕋💦 Demikian juga share ilmu baik di dunia nyata maupun dunia maya. Semoga mendapat pahala MLM sampai hari kiamat.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallambersabda,

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

Barangsiapa yang menunjukkan kepada sebuah kebaikan maka baginya seperti pahala pelakunya

(HR. Muslim)

Imam An-Nawawi rahimahullahmenjelaskan,

المراد أن له ثوابا كما أن لفاعله ثوابا …

دل بالقول، واللسان، والإشارة، والكتابة

“Maksudnya adalah baginya pahala sebagaimana pahala yang menerjakan…ia menunjukkan dengan perkataan, lisan, ISYARAT dan tulisan.” (Syarah Shahih Muslim)

🕋💦 Bukannya merasa “sok alim dan sok ustadz”, tetapi ini yang diharapkan

🕋💦 Terkadang terbetik bisikan “kamu juga banyak maksiat, jangan sok alim dan sok suci”

🕋💦 Tetapi teringat perkataan ulama “Kalau menunggu suci sekali, tidak akan ada yang berdakwah”

Ibnu Hazm rahimahullah berkata,

ولو لم ينه عن الشر إلا من ليس فيه منه شيء ولا أمر بالخير إلا من استوعبه؛ لما نهى أحد عن شر ولا أمر بخير بعد النبي صلى الله عليه وسلم

“Seandainya yang melarang dari dosa harus orang yang tidak terlepas dosa dan yang memerintahkan kebaikan harus orang yang sudah melakukan kebaikan semua, maka tidak ada lagi yang melarang dari keburukan dan mengajak kebaikan kecuali Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (Akhlaq was Siyar hal. 252-253).

Jika harus menunggu jadi orang suci berdakwah, dakwah tak akan pernah ada.

Kita banyak-banyak berdoa  dan memperhatikan:

1. Semoga Ikhlas ketika share ilmu

2. Berniat yang paling pertama mengamalkannya (terkadang kita PeDe share sesuatu setelah kita amalkan) dan memohon kepada Allah agar kita bisa mengamalkannya

3. Jauhkan riya dan tendensi dunia serta ketenaran

seandainya bukan karena amanah ilmiah, ingin rasanya menulis sesuatu tanpa mencantumkan nama penulisnya. Sebagai bentuk amanah ilmiah, cantumkan sumber tulisannya jika ada.

4. Tidak melupakan dakwah di dunia nyata, karena itulah dakwah yang lebih baik dan lebih prioritas, di keluarga dan sahabat di sekitar kita. Walaupun dakwah dunia maya juga boleh dan terkadang efektif

5. Tidak lupa berdoa agar dakwah kita berkah dan bisa diterima oleh manusia dengan mudah

🕋💦 Tetap semangat share ilmu di dunia nyata ataupun dunia maya dan tetap berdakwah, tentunya dengan memohon pertolongan Allah dan berhias dengan keikhlasan.

Sering Share Ilmu Bukan Untuk “Sok Alim” Tetapi Berharap Pahala Dakwah.

🕋💦 Tetap semangat berdakwah, mungkin tidak disangka, satu share ilmu dan faidah ternyata bisa memberikan hidayah kepada seseorang, walau hanya sekedar menekan “share”. Tentunya dengan niat yang ikhlas.

🕋💦 Tidak mesti jadi ustadz, hanya menunjukkan dan mengajak ke jalan Allah, insyaAllah mendapatkan pahala sebagaimana pelakunya.

🕋💦 Demikian juga share ilmu baik di dunia nyata maupun dunia maya. Semoga mendapat pahala MLM sampai hari kiamat.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallambersabda,

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

Barangsiapa yang menunjukkan kepada sebuah kebaikan maka baginya seperti pahala pelakunya

(HR. Muslim)

Imam An-Nawawi rahimahullahmenjelaskan,

المراد أن له ثوابا كما أن لفاعله ثوابا …

دل بالقول، واللسان، والإشارة، والكتابة

“Maksudnya adalah baginya pahala sebagaimana pahala yang menerjakan…ia menunjukkan dengan perkataan, lisan, ISYARAT dan tulisan.” (Syarah Shahih Muslim)

🕋💦 Bukannya merasa “sok alim dan sok ustadz”, tetapi ini yang diharapkan

🕋💦 Terkadang terbetik bisikan “kamu juga banyak maksiat, jangan sok alim dan sok suci”

🕋💦 Tetapi teringat perkataan ulama “Kalau menunggu suci sekali, tidak akan ada yang berdakwah”

Ibnu Hazm rahimahullah berkata,

ولو لم ينه عن الشر إلا من ليس فيه منه شيء ولا أمر بالخير إلا من استوعبه؛ لما نهى أحد عن شر ولا أمر بخير بعد النبي صلى الله عليه وسلم

“Seandainya yang melarang dari dosa harus orang yang tidak terlepas dosa dan yang memerintahkan kebaikan harus orang yang sudah melakukan kebaikan semua, maka tidak ada lagi yang melarang dari keburukan dan mengajak kebaikan kecuali Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (Akhlaq was Siyar hal. 252-253).

Jika harus menunggu jadi orang suci berdakwah, dakwah tak akan pernah ada.

Kita banyak-banyak berdoa  dan memperhatikan:

1. Semoga Ikhlas ketika share ilmu

2. Berniat yang paling pertama mengamalkannya (terkadang kita PeDe share sesuatu setelah kita amalkan) dan memohon kepada Allah agar kita bisa mengamalkannya

3. Jauhkan riya dan tendensi dunia serta ketenaran

seandainya bukan karena amanah ilmiah, ingin rasanya menulis sesuatu tanpa mencantumkan nama penulisnya. Sebagai bentuk amanah ilmiah, cantumkan sumber tulisannya jika ada.

4. Tidak melupakan dakwah di dunia nyata, karena itulah dakwah yang lebih baik dan lebih prioritas, di keluarga dan sahabat di sekitar kita. Walaupun dakwah dunia maya juga boleh dan terkadang efektif

5. Tidak lupa berdoa agar dakwah kita berkah dan bisa diterima oleh manusia dengan mudah

🕋💦 Tetap semangat share ilmu di dunia nyata ataupun dunia maya dan tetap berdakwah, tentunya dengan memohon pertolongan Allah dan berhias dengan keikhlasan.

ORANG BAIK

🍃 ORANG BAIK 🍃

 بِسْـــــــــــــــــــــمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيم

▪️Orang baik tidak akan berhenti berbuat baik. Meskipun kebaikannya tidak dihargai, sebab yang ia cari bukan balasan dari manusia tetapi balasan dari ALLAH…

▪️Orang baik selalu peduli terhadap sesamanya. Meskipun banyak orang yang tidak senang dengan apa yang ia lakukan…

▪️Orang baik selalu mengedepankan kepentingan orang lain dibandingkan dengan kepentingannya sendiri. Ia lebih mengutamakan orang lain, sebab ia yakin dengan membantu mereka,,,, ALLAH akan memberikan pahala yang berlimpah…

▪️Orang baik itu tetap baik. Meski tidak terlihat oleh mata manusia. Sebab ia yakin, ALLAH menilainya dengan pahala. Yang menggugurkan dosa-dosanya. Yang memberinya ampunan lewat kebaikan yang ia lakukan…

▪️Orang baik akan terus berbuat baik. Karena ia berbuat,,,, bukan untuk dinilai oleh manusia. Melainkan hanya mengharap RIDHA dan kasih sayang ALLAH semata

▪️Orang baik selalu menyenangkan ketika ia hadir di tengah-tengah manusia. Jika ia pergi, manusia merindukannya. Jika ia datang kembali, manusia bahagia dan merasa gembira…

▪️Orang baik senantiasa menjalankan perintah ALLAH dan RASUL-NYA. Menebar AKHLAK terpuji, memberi manfaat untuk khalayak dan senantiasa mendahulukan kecintaan atas setiap makhluk ALLAH di seluruh alam semesta…

Maka dari itu, Jadilah orang baik, walaupun gak semua orang menganggap kita baik, karena bukan penilaian manusia yang kita harapkan tapi penilaian ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA….

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

فَاٰ تٰٮهُمُ اللّٰهُ ثَوَا بَ الدُّنْيَا وَحُسْنَ ثَوَا بِ الْاٰ خِرَةِ ۗ وَا للّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ

fa aataahumullohu sawaabad-dun-yaa wa husna sawaabil-aakhiroh, wallohu yuhibbul-muhsiniin

“Maka Allah memberi mereka pahala di dunia dan pahala yang baik di akhirat. Dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.”

(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 148)

Beza nya kita dengan Ibubapa kita….

Beza nya kita dengan Ibubapa kita….

RUMAH ibu bapa adalah rumah bagi anak tapi tak semua rumah anak-anak adalah rumah ibu bapa..

Anak- anak boleh bebas dalam rumah ibubapa. Makan apa sahaja…

Tengok siaran tv ikut suka…

Guna apa saja kepunyaan ibubapa ikut suka…

Tapi…

Ibubapa tak boleh buat sesuka hati kat rumah anak- anak….

Tak boleh masak sesuka hati…

Makan apa yang ada dalam peti ais ikut suka…..

Buat apa sahaja ikut suka….

Anak mungkin akan berkecil hati dengan ibu bapa..

Begitu juga…

Kenderaan ibu bapa adalah kenderaan anak-anak…..

Anak-anak boleh guna kenderaan ibu bapa ikut suka hati…..

Minyak penuh balik kosong pun ibubapa tak kisah.

Kalau rosak semua ibubapa tanggung..

Tapi…

Tak semua kenderaan anak-anak ibubapa boleh guna…..

Apatah lagi dengan sesuka hati.

Takut rosak lah…

Takut langgar lah…

Takut calar lah…..

Kalau guna pun…

Pastikan minyak penuh semula…..

Kalau rosak pun ibubapa kena hantar ke pomen baiki sebelum bagi kepada anak- anak kembali….

Itulah bezanya ibu bapa dengan anak- anak….

Ibubapa sentiasa mengasihi anak-anak….

Tetapi anak-anak…

Belum tentu mengasihi ibubapa….

Mereka kasih kepada harta mereka melebihi ibubapa….

Mereka ada masa untuk membetulkan motor kesayangan mereka bila rosak tetapi mereka tiada masa hantar ibubapa ke klinik bila ibubapa memerlukan…

Mereka ada masa untuk membawa anak isteri bercuti…

Tetapi mereka tiada masa untuk ambil cuti menziarahi ibubapa yang rindukan mereka…

Mereka sayang ambil cuti untuk melawat emak…

Sebuk dengan kerja dan tak boleh ambil cuti menjadi alasannya…

Tetapi mereka tidak sayang ambil cuti bila kawan baik kawin…

Ibubapa ingin melihat anak-anak sempurna walaupun semampu yang ada.. hingga sanggup meminjam-minjam.

Tetapi…

Anak- anak belum tentu boleh sempurnakan hajat ibubapa walaupun anak-anak berharta…

Bila anak bercerita ibu tahu apa yang anaknya  mahukan…

Tetapi bila ibubapa bercerita anak-anak buat tak faham apa yang ibubapa mahukan…

Ibubapa tidak akan meminta secara terus kepada anak-anaknya kerana ibubapa takut anak akan terasa…

Mudah-mudahan kita tergolong sebagai anak-anak yang berbakti kepada orang tua kita dan tak disisihkan atau diabaikan semasa kita sudah meningkat tua nanti.. Insyallah..

Kebiasaannya…

» Bila mak kata dia teringat, kita jawab kita sibuk sangat.

» Bila ayah kata dia rindu, kita jawab nantilah hujung minggu.

» Bila mak minta kita pulang, kita jawab kita belum lapang.

» Bila ayah minta kita singgah, kita jawab kerja kita belum selesai.

» Bila hati kita terguris, kita kata “Mak memang tak pernah faham”.

» Bila hati kita terhiris, kita kata “Ayah memang tak ambil kisah”.

Tetapi

» Bila hati mak kita terguris, mak kata “Tak apa, dia masih muda”.

» Bila hati ayah kita terhiris, ayah kata “Tak apa, belum sampai akalnya”.

» Bila kita menagis tanda lapar, mak berlari bagai hilang kaki.

» Bila kita merintih tanda derita, ayah bersengkang mata bagaikan tiada lena.

» Bila kita sedih kerana gagal, mak setia membekalkan cekal.

» Bila kita pilu kerana kecewa, ayah teguh berkata dia tetap bangga.

Bila mereka kecewa kita  buat tak nampak…

Kita tak tanya sebab apa mereka murung..

Kita buat-buat tiada apa berlaku pun…

Itulah kita anak-anak yang lupa kasih sayang mereka….

Jadi, ingatlah pengorbanan ibu bapa kita, cintailah mereka lebih dari kita sendiri, kerana tanpa mereka siapalah kita.

Doakanlah selalu ibu bapa sama ada yang masih hidup atau yang sudah meninggal dunia .. jangan abai mereka kerana  suatu hari kita pun akan menjadi tua jua..

Mak ayah tiada di jual di tepi jalan… sayangilah mereka..

Sebelum Allah jemput mereka kembali ..

Siapa kita ketika itu nanti…

Wassalam

Create your website with WordPress.com
Get started