ISTIGHFAR, KUNCI PEMBUKA REJEKI DAN SEMUA KEBAIKAN !

ISTIGHFAR, KUNCI PEMBUKA REJEKI DAN SEMUA KEBAIKAN !

Ibnu Subaih rohimahulloh pernah berkata (bercerita) :

“Pernah ada seseorang datang mengadu kepada Al-Imam Al-Hasan Al-Bashri rohimahulloh atas kemarau yang berkepanjangan (yang menimpa desanya).

Maka beliau (Al-Hasan Al-Bashri) berkata (memberi nasehat) kepada orang tersebut : “Perbanyaklah istighfar (meminta ampunan) kepada Alloh !”

Ada orang datang lagi mengeluhkan kemiskinan yang menimpanya.

Maka beliau (Al-Hasan Al-Bashri) pun berkata kepadanya : “Perbanyaklah istighfar (memohon ampunan) kepada Alloh !”

Kemudian ada orang ketiga yang datang, dia mengadu seraya berkata : “Tolong doakan saya agar dikaruniai anak !”

Beliau pun menasehatinya : “Perbanyaklah istighfar (memohon ampunan) kepada Alloh !”

Kemudian orang keempat datang, juga mengeluhkan kebunnya yang gersang, maka beliau pun tetap berkata (memberi nasehat) : “Perbanyaklah istighfar (memohon ampunan) kepada Alloh !”

Maka kami pun heran terhadap jawaban beliau yang selalu itu dan tidak berubah. Lalu kami pun menanyakannya kepada beliau, beliau pun menjawab :

“Jawaban itu bukan dariku. Bukankah Alloh telah berfirman dalam surat Nuh ayat 10 – 12 :

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا . يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا . وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا

“Maka aku (Nuh alaihis salam) pun  berkata : “Mohonlah ampun kepada Robb-mu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun. Niscaya (dengan sebab itu) Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun, dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh: 10 – 12)

( Al-Jaami’ li Ahkaamil Qur’an (18/261), karya Al-Imam Al-Qurthubi rohimahulloh)

Catatan :

1. Intinya, berdasarkan ayat tersebut di atas, jika kita memperbanyak beristighfar (memohon ampunan) kepada Alloh ta’ala, maka banyak sekali keutamaan yang akan kita peroleh.

Diantaranya adalah dibukakan untuk kita pintu-pintu rejeki dan berbagai kebaikan dan keberkahan hidup dari Robb kita, Alloh subhanahu wa ta’ala !

2. Dan ketika menjelaskan surat Nuh tersebut di atas, Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah mengatakan (dalam menjelaskan tafsir ayat tersebut di atas) :

“Jika kalian meminta ampun (beristigfar) kepada Allah dan mentaati-Nya, niscaya kalian akan mendapatkan banyak rizki, akan diberi keberkahan hujan dari langit, juga kalian akan diberi keberkahan dari tanah dengan ditumbuhkannya berbagai tanaman, dilimpahkannya air susu, dilapangkannya harta, serta dikaruniakan anak dan keturunan. Di samping itu, Allah juga akan memberikan pada kalian kebun-kebun dengan berbagai buah yang di tengah-tengahnya akan dialirkan sungai-sungai.”

( Tafsir Al Qur’an Al-Azhim, 7/388)

 Beliau juga mengatakan :

“Maksud ayat tersebut : “iscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, yaitu Allah akan menurunkan hujan (yang penuh berkah) dengan sebab ucapan istighfar tersebut.

Oleh karena itu, dianjurkan juga ketika shalat istisqa’ (shalat minta hujan), untuk membaca surat Nuh ini.” ( Tafsir Al Qur’an Al-Azhim, 7/387)

3. Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di rahimahullah, ketika menjelaskan ayat tersebut juga mengatakan :

“Tinggalkanlah dosa, beristighfarlah pada Allah atas dosa yang kalian perbuat. Sungguh Allah itu Maha Pengampun. Dosa yang begitu banyak akan dimaafkan oleh Allah.

Maka hendaklah mereka segera memohon ampun pada Allah, (sehingga mereka akan) meraih pahala dan hilanglah musibah (yang menimpa mereka).

Allah pun akan memberikan karunia yang disegerakan di dunia dengan sebab istighfar tersebut, yaitu akan diturunkan hujan dengan deras dari langit, juga akan dikarunia harta dan anak yang diharapkan. Begitu pula akan diberi karunia kebun dan sungai, (yang itu semua termasuk) di antara kelezatan/kesenangan dunia.”

( Taisir Al-Karimir Rohman fii Tafsir Al-Kalamil Mannan, hal. 889).

Itulah diantara faedah/keutamaan istighfar (memohon ampunan kepada Alloh) dan meninggalkan dosa-dosa atau maksiat.

Semoga Alloh ta’ala senantiasa memberikan taufiq-Nya kepada kita semuanya, agar selalu banyak ber-Istighfar dan bertobat dari semua dosa dan kesalahan…..

Nas-alulloha At-Taufiq wal Hidayah ……

Surabaya, Selasa pagi yg sejuk, 7 Shafar 1443 H / 14 September 2021 M

✍  Akhukum fillah, Abu Abdirrohman Yoyok WN Sby

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out /  Tukar )

Google photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google anda. Log Out /  Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out /  Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out /  Tukar )

Connecting to %s

Create your website with WordPress.com
Get started
%d bloggers like this: