HARUMNYA KE IKHLASAN

HARUMNYA KE IKHLASAN

Ibnu Rajab Al Hanbali rahimahullah berkata,

رائحة الإخلاص كرائحة البخور الخالص ، كلَّما قوي ستره بالثياب فاح وعبق بها .

‏ورائحة الرياء كدخان الحطب ، يعلو إلى الجو ثم يضمحل وتبقى رائحته الكريهة

“Harumnya keikhlasan bagaikan wanginya gaharu yang murni, semakin ditutupi baju semakin semerbak.

Sedangkan baunya riya bagaikan asap kayu bakar, ia membumbung tinggi awalnya lalu melemah dan tersisa baunya yang tak sedap.”

(Majmu Rasail, 758)

Karena keikhlasan dicintai Arrahman, ia harum semerbak sepanjang zaman, walaupun orang orang yang tidak suka berusaha memburukkannya

Sedangkan riya, dibenci oleh Allah pencipta alam semesta, baunya tak enak walaupun orang orang berusaha mewangikannya.

Untuk Apa Kita Menangis ?

°°KARENA APA ENGKAU MENANGIS°°

Menangis merupakan bukti yang menunjukkan ketakwaan hati, ketinggian jiwa, kesucian sanubari dan kelembutan perasaan…

Menangis karena Allah terjadi manakala seorang hamba melihat kelalaian pada dirinya, atau merasa takut akan kesudahannya yang buruk…

Dari Bahz bin Hakim dari ayahnya dari kakeknya berkata,

🕋 Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

ثَلَاثَةٌ لاَ تَرَى أَعْيُنُهُمُ النَّارَ: عَيْنٌ حَرَسَتْ فِي سَبِيلِ اللهِ, عَيْنٌ بَكَتْ مِنْ خَشْيَةِ اللهِ, وَعَيْنٌ غَضَّتْ عَنْ مَحَارِمِ اللهِ

“Tiga golongan yang mata mereka tidak akan melihat Neraka, mata yang berjaga-jaga di jalan Allah, mata yang menangis karena takut kepada Allah dan mata yang menundukkan pandangannya dari apa yang diharamkan oleh Allah”

(📖HR. Ath-Thabrani, lihat Shahiihut Targhiib wat Tarhiib no.1231)

Wahai Saudaraku…

Air mata apakah yang selalu menetes darimu…?

Pernahkah air mata ini menetes karena takut dan harap kepada Allah…?

Pernahkah air mata ini menetes karena sangat rindu ingin bertemu dengan Rasulullah…?

Pernahkah air mata ini menetes karena dosa-dosa dan maksiat yang telah dilakukan…?

Pernahkah air mata ini menetes karena takut orang tua nantinya diazab Allah…?

Pernahkah air mata ini menetes karena takut akan su’ul khatimah…?

Pernahkah air mata ini menetes karena memikirkan siksa kubur…?

Pernahkah air mata ini menetes karena memikirkan Surga dan Neraka Allah…?

Pernahkah air mata ini menetes karena banyaknya waktu yang terbuang sia-sia…?

Pernahkah air mata ini menetes karena banyaknya ilmu yang belum diketahui…?

Pernahkah air mata ini menetes karena banyaknya ilmu yang belum diamalkan…?

Pernahkah air mata ini menetes karena jarangnya harta yang dikeluarkan untuk sedekah…?

Pernahkah air mata ini menetes karena jarangnya hadir di berbagai majelis taklim…?

Pernahkah air mata ini menetes karena kehilangan shalat tahajjud di malam hari…?

Pernahkah air mata ini menetes karena kehilangan shalat dua raka’at sebelum shubuh…?

Pernahkah air mata ini menetes karena kehilangan shalat berjamaah di masjid…?

Pernahkah air mata ini menetes karena melihat penderitaan kaum muslimin di tempat lain…?

Wahai Saudaraku…

Menangislah sebelum menyesal, sebab perjalanan sangatlah jauh dan bekal hanya sedikit…

Datangilah majelis tangis…majelis yang mengingatkan akan negeri akhirat…

majelis yang dapat menyuburkan iman dan takwa…

majelis yang didalamnya dibacakan ayat-ayat Allah…

majelis yang dibacakan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam…yang semua itu menyebabkan air matamu berlinang dan hati ini tunduk, bergetar serta takut kepada Allah ‘Azza wa Jalla…

Tetapi janganlah engkau tertipu dengan tangisan pelaku kebid’ahan dan kesesatan, meskipun terlihat darinya kekhusyu’an dan banyaknya ibadah…

🕌 Imam al-Auza’i rahimahullah berkata :

بلغني أن من ابتدع بدعة ضلالة آلفه الشيطان العبادة، أو ألقى عليه الخشوع و البكاء كي يصطاد به، كما نقل عن الخوارج

“Telah sampai kepadaku bahwa barangsiapa yang melakukan sebuah bid’ah yang sesat, maka syaitan pun akan menjadikannya semangat beribadah, atau menjadikannya khusyu’ dan banyak menangis, agar syaitan bisa menjerat korban lain melalui orang tersebut (membelanya dan menjadi pengikutnya), sebagaimana telah diriwayatkan tentang keadaan kelompok Khawarij”

(📖Al-I’tisham I/22)

Ya Allah, jadikanlah tangisan kami di atas ridho-Mu yang dapat mendatangkan ampunan…

Amalan – amalan Pada Masa Tua

Amalan amalan pada masa Tua

Setiap manusia dinilai dengan akhir kehidupannya, apakah menutup hidupnya dengan kebaikan atau keburukan.

Maka, pada masa tua, atau seiring usia bertambah, seyogyanya seseorang semakin dewasa dalam mengarungi kehidupan dunia dan menyadari untuk memperbaiki diri dan meninggalkan hal hal membuatnya merugi, lantaran kematian bisa datang setiap hari, tanpa menunggu kita bertaubat dan mensucikan amalan dan hati.

Berikut Ini Ringkasan Petunjuk Amalan Bagi Orang Yang Sudah Tua:

1. Lebih memperhatikan amalan-amalan wajib, sebab, ibadah-ibadab yang bersifat wajib (fardhu) merupakan kewajiban yang bersifat individual yang harus ditegakkan sendiri sendiri oleh setiap Muslim dan Muslimah hingga ajal datang, selain itu, amal amal wajib adalah amalan yang paling dicintai oleh Allah Azza wa Jalla .

2. Menghindari hal-hal yang diharamkan oleh syariat.

3. Menambah amalan amalan sunnah.

4. Banyak bertahmid, membaca istighfar dan bertaubat.

5. Bersedekah.

6. Memperbanyak amal amal ringan, tapi berpahala besar, seperti berdzikir dan membaca shalawat.

7. Rutin membaca dzikir pagi dan sore, membaca dzikir pagi dan sore ditekankan di sini, karena secara umum itu merupakan rutininas Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Apalagi, banyak keutamaan yang termuat dalam dzikir pagi dan sore, di antaranya: terhindar dari godaan setan, amalan ringan berpahala besar, husnul khatimah, memperoleh syafaat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam  dan lain lain.

8. Tetap aktif dalam thalabul ilmi, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَعْذَرَ اللهُ إِلَى امْرِئٍ أَخَّرَ أَجَلَهُ حَتَّى بَلَغَ سِتِّيْنَ سَنَةً

Allah tidak akan menerima argumen kepada seseorang yang Allah tunda ajalnya  hingga mencapai 60 tahun  

[HR. Al-Bukhari no.641]

“Bila seseorang dipanjangkan usianya hingga 60 tahun,  sesungguhnya Allah Azza wa Jalla telah menegakkah hujjah atas dirinya dan menolak adanya alasan alasan”.

“Sebab dalam kurung waktu 60 tahun seseorang dipanjangkan usianya selama itu, ia dapat mengetahui ayat-ayat Allah, apalagi bila seseorang hidup di negeri Islam, tidak diragukan lagi, masa yang panjang ini menyebabkan seseorang tidak punya alasan lagi untuk membela diri bila berjumpa dengan Allah Azza wa Jalla “.

Maka, dengan tetap menghadiri majlis ilmu, ia bisa mengejar ketinggalan bila di masa mudanya acuh tak acuh dengan ilmu dan amal shaleh. Ilmunya menjadi bertambah dan otomatis ada kesempatan untuk mengamalkan ibadah ibadah tertentu yang belum diketahui sebelumnya, dan jika ajal dating kepadanya, ia dalam keadaan yang lebih baik, berada di majlis ilmu, mengulang ulang ilmu atau mengamalkan ilmu.

9. Rutin membaca Al-Quran dan mentadaburinya, membaca Al-Quran menjadi salah satu lumbung pahala bagi orang yang rutin membacanya.

Selain itu, kandungan Al-Qur`an yang ia renungi akan meningkatkan keimanannya terhadap kebesaran Allah Azza wa Jalla.

10. Berpesan kepada anak anak dan keturunan agar menjadi shaleh dan shalehah, gemar mendoakan orang tua baik saat masih hidup atau setelah meninggal, dan membantu mentalqin orang tua ketika akan meninggal. 

https://t.me/cahayasunnah

Demikianlah uraian ringkas tentang menyikapi masa tua yang akan mendatangi setiap manusia.

Intinya, dengan mengisi masa tua dengan amal amal shaleh dan menjalin kedekatan yang dekat dengan Allah Azza wa Jalla , bukan dengan lari dari kenyataan yang datang, juga bukan dengan melawan ketua’an, karena usaha apapun untuk melawan fase tua hanya akan sia sia belaka.

Kita tutup group ini dengan membaca do’a Kafaratul Majelis :

سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ وَ بِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلٰه إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُك وَ أَتُوبُ إِلَيْكَ

“Subhanakallahumma wa bihamdika asyhadu alla ilaaha illa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaik”

“Maha Suci Engkau Ya Allah, dengan memuji-Mu, aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu”

بَارَكَ اللّٰه فِيْكُمْ

Al-Quran Membongkar Rahsia Pembinaan Piramid

Al-Quran bongkar rahsia pembinaan piramid

Pembongkaran misteri piramid adalah hasil daripada mukjizat al-Quran yang telah berbicara sejak ribuan tahun dahulu.

FIRMAN Allah SWT yang bermaksud: Dan berkatalah Firaun: Wahai kaumku, aku tidak mengetahui Tuhan bagimu selain aku. Maka bakarlah wahai Haman untukku tanah liat kemudian buatkanlah untukku bangunan yang tinggi agar aku dapat naik melihat Tuhan Musa, dan sesungguhnya aku benar-benar yakin bahawa dia (Musa) orang-orang pendusta. (al-Qasas: 38).

Daripada penjelasan ayat al-Quran di atas jelaslah bahawa selama ini manusia menjadi hairan dan kagum bagaimanakah bangunan-bangunan yang dibinakan oleh Firaun iaitu piramid dapat berdiri megah dan perkasa di bumi Mesir pada zaman pemerintahannya hingga kini.

Apakah rahsia di sebalik pembinaan piramid itu?

Akhbar Amerika Times edisi 1 Disember 2006, telah menyiarkan berita saintifik yang mengesahkan bahawa Firaun telah menggunakan tanah liat untuk membina piramid. Menurut kajian tersebut, disebutkan bahawa batu-batu yang digunakan untuk membuat piramid adalah daripada tanah liat yang dipanaskan sehingga membentuk batuan keras yang sukar dibezakan dengan batu asalnya.

Para saintis mengatakan bahawa Firaun mahir dalam bidang ilmu kimia dalam menguruskan tanah liat sehingga menjadi batu. Teknik yang mereka gunakan sangat misteri jika dilihat dari kodifikasi nombor di batu yang mereka tinggalkan.

Profesor Gilles Hug dan Dr. Michael Barsoum, menegaskan bahawa piramid yang paling besar di Giza, dibuat daripada dua jenis batuan yang terdiri daripada batu semula jadi dan batu-batu yang dibuat secara manual hasil daripada olahan tanah liat.

Baru-baru ini majalah Journal of American Ceramic Society memaparkan artikel kajian mengenai bagaimanakah Firaun membina piramid di Mesir yang mengkagumkan itu sebagai peninggalan sejarah tamadun dunia.

Kajian itu menegaskan, bahawa Firaun menggunakan tanah jenis slurry untuk membina monumen yang tinggi, termasuk piramid. Justeru itu tidak mungkin bagi seseorang untuk mengangkat batu besar dan berat ribuan kilogram. Seterusnya pada dasar piramid, Firaun menggunakan batu semula jadi atau batu alam.

Lumpur tersebut merupakan campuran lumpur kapur yang dipanaskan dengan wap air garam dan akan menghasilkan wap air sehingga terbentuknya campuran tanah liat. Kemudian olahan itu dituangkan ke dalam tempat yang disediakan di dinding piramid. Lumpur yang sudah diadun mengikut saiz yang dikehendaki itu dibakar, lalu diletakkan di tempat yang sudah disediakan di dinding piramid.

Sehubungan itu, Profesor Davidovits telah mengambil sampel batu piramid yang terbesar untuk dilakukan analisis dengan menggunakan mikroskop elektron terhadap batu tersebut. Hasilnya, beliau menegaskan bahawa batu itu diperbuat daripada lumpur. Selama ini tanpa penggunaan mikroskop elektron, ahli geologi belum mampu untuk membezakan antara batu alam semula jadi dengan batu buatan manusia.

Penemuan oleh Davidovits adalah hasil kajian yang memakan masa kira-kira 20 tahun. Sebelum kajian yang begitu lama terhadap piramid Bosnia, Piramid Matahari dan menjelaskan bahawa batu-batunya diperbuat daripada tanah liat. Ini memperkuatkan lagi keyakinan bahawa kaedah ini tersebar luas di masa yang lalu.

Tanah liat

Sebelum ini, seorang saintis Belgium, Guy Demortier, telah bertahun-tahun mencari jawapan daripada pembuatan batu besar yang tersergam di puncak-puncak piramid. Beliau berkata:, “Setelah bertahun-tahun melakukan kajian dan penyelidikan, sekarang barulah saya yakin bahawa piramid yang terletak di Mesir diperbuat dengan menggunakan tanah liat.”

Bukti-bukti dari kajian menunjukkan kepada kita bahawa bangunan-bangunan raksasa, patung-patung raksasa dan tiang-tiang yang ditemui dalam tamadun canggih zaman silam, juga dibina daripada ‘tanah liat’.

Pembongkaran misteri piramid tersebut adalah hasil daripada mukjizat al-Quran yang telah berbicara sejak ribuan tahun dahulu sebelum para saintis dan ilmuan dunia menemukan rahsia tersebut.

Hairan dan ajaib, sejak 1,400 tahun yang lampau, Nabi Muhammad SAW dan beratus tahun selepas berakhirnya Dinasti Firaun di Mesir, memberitahu bahawa Firaun membina monumen yang megah dan tersohor itu yang dikenali sebagai piramid dengan menggunakan tanah liat.

Jika ditinjau daripada kejadian Nabi Adam sebagai bapa manusia dan menjadi khalifah di bumi, adalah juga berasal daripada penciptaan tanah liat yang ditiupkan roh oleh Allah SWT dan wujudlah sebagai manusia yang pertama di permukaan bumi.

Daripada pemaparan hakikat ayat al-Quran di atas, jelaslah membuktikan bahawa Nabi Muhammad SAW tidaklah berbicara mengikut hawa nafsunya melainkan hidayah dan petunjuk daripada Allah SWT yang menciptakan Firaun dan menenggelamkan dia di Laut Merah bersama tenteranya.

Malah Allah juga menyelamatkan Nabi Musa as daripada kekejaman Firaun menuju tanah dan bumi Palestin yang didambakan sampai sekarang dan seterusnya hari kemudian.

Kredit : Utusan Melayu / Ibrahim Abdullah / Syapik Hasan

Pesan Pada Diri

♡Pesan Pada Diri♡

Ketika Allah Taala membiarkan kita:

1. Sengaja meninggalkan solat.

2. Sengaja meninggalkan puasa.

3. Tidak ada rasa berdosa ketika bermaksiat dan membuka aurat.

4. Berat untuk bersedakah.

5. Merasa bangga dengan apa yang dimiliki.

6. Mengabaikan semua atau mungkin sebahagian perintah Allah Taala.

7. Menganggap enteng (mengambil mudah) perintah-perintah Allah Taala.

8. Merasa umurnya panjang dan menunda nunda taubat.

9. Tidak mahu menuntut ilmu syar’ie.

10. Lupa akan kematian.

11. Gemar mencemuh dari bersyukur.

12. Menghabiskan masa mencari aib cela orang lain dari memperbetulkan salah silap sendiri.

Namun Allah tetap memberikan:

1. Rezeki yang melimpah ruah.

2. Kesenangan terus menerus.

3. Dikagumi dan disanjung ramai orang.

4. Tak pernah diberi sakit dan penyakit.

5. Tak pernah terkena musibah (sentiasa senang).

6. Hidupnya merasa aman sentosa.

HATI-HATIkerana semuanya itu adalah ISTIDRAJ !!!…

Ini merupakan bentuk kesengajaan dan pembiaran yang dilakukan Allah Taala pada hamba-Nya yang sengaja berpaling dan ingkar dari mengerjakan perintah-perintah Allah Taala. Allah Taala menunda segala bentuk azab-Nya di dunia, Allah Taala akan membalasnya di akhirat dengan azab yang sangat² pedih. Allahu Robbi..

RUMUS MENGHADAPI KESULITAN HIDUP

TAK ADA YANG ABADI DI DUNIA INI, SEMUA HANYA SEMENTARA

PESAN POSITIF.

RUMUS MENGHADAPI KESULITAN HIDUP.

RUMUS PERTAMA :

Kamu tidak sendirian (banyak yang lebih susah darimu).

RUMUS KEDUA :

Allah tidak mungkin menakdirkan sesuatu melainkan pasti ada hikmahnya.

RUMUS KETIGA :

Satu-satunya yang kuasa mendatangkan manfaat dan menolak mudharat adalah Allah, karena itu jangan bergantung kecuali kepada Allah.

RUMUS KEEMPAT :

Apa yang telah ditetapkan untukmu tak akan meleset darimu dan apa yang tak ditetapkan untukmu tidak akan mengenaimu.

RUMUS KELIMA :

Kenalilah hakikat dunia, pasti kamu tenang. (Ini dunia bukan surga, pasti tidak luput dari masalah. Yang enak terus itu adanya hanya di surga dan yang tidak enak terus itu adanya di neraka).

RUMUS KEENAM :

Berprasangka baiklah kepada Rabbmu, Allah. (Allah tidak pernah membencimu apalagi meninggalkanmu).

“Tuhanmu tidak meninggalkan engkau (Muhammad) dan tidak (pula) membencimu.”

(QS. Adh-Dhuhaa : 3)

RUMUS KETUJUH :

Yang dipilihkan Allah untukmu pasti lebih baik daripada pilihanmu untuk dirimu sendiri.

(Orang yg diuji masalah itu orang istimewa-Nya. Jika sabar maka surga menanti).

RUMUS KEDELAPAN :

Semakin sulit ujian berarti semakin dekat jalan keluar.

“Maka sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan.”

(QS. al-Insyirah : 5-6)

RUMUS KESEMBILAN :

Jangan berpikir tentang bagaimana jalan keluar karena sesungguhnya Allah jika menghendaki sesuatu pasti menyiapkan solusinya, ada cara yg tdk terbayangkan (taqwakan diri dan terus bertawakkal).

“Barangsiapa bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya, dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tdk disangka-sangkanya. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu.”

(QS. Ath-Thalaq : 2-3)

RUMUS KESEPULUH :

Jangan berhenti berdoa kepad a Dzat yang di tangan-Nya semua kunci jalan keluar.

“Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sungguh Allah beserta orang² yg sabar.”

(QS. al-Baqarah : 153) C&P.

SERUAN BUMI KEPADA MANUSIA.

SERUAN BUMI KEPADA MANUSIA…

WAHAI manusia,

1️⃣. Engkau berlari-lari di atas belakangku, tempat kembalimu adalah di dalam perutku.

2️⃣. Engkau melakukan maksiat di atas belakangku, engkau akan disiksa di dalam perutku.

3️⃣. Engkau ketawa diatas belakangku, engkau akan menangis di dalam perutku.

4️⃣. Engkau bergembira di atas belakangku, engkau akan bersedih di dalam perutku.

5️⃣. Engkau mengumpul harta di atas belakangku, engkau akan menyesal di dalam perutku.

6️⃣. Engkau memakan yang haram di atas belakangku, engkau akan di makan ulat-ulat di dalam perutku.

7️⃣. Engkau sombong di atas belakangku, engkau akan menjadi hina di dalam perutku.

8️⃣. Engkau berjalan dalam keadaan sukacita di atas belakangku, engkau akan jatuh di dalam perutku dalam keadaan dukacita.

9️⃣. Engkau berjalan dalam cahaya yang terang diatas belakangku, engakau akan jatuh ke tempat yang gelap di dalam perutku.

🔟. Engkau berjalan di khalayak ramai diatas belakangku, engkau akan menjadi sendirian di dalam perutku.

(Anas bin Malik)

TETAPLAH MENJADI BAIK

TETAPLAH MENJADI BAIK

Teruslah melangkah, selama engkau di jalan yang baik. Meski terkadang kebaikan mu tidak senantiasa di hargai & bahkan kadang di balas dengan tindakan dan kata2 nan keji.

استمرار السير طالما كنت في طريق جيد

على الرغم من ان الخير في بعض الاحيان لا يقدر دائما

Jangan menjelaskan tentang diri mu kepada siapa pun🤐

Karena yang menyukai mu tidak butuh itu.

لا تشرحي عن نفسك لإي شيئ

لان من يحبونك لا يحتاجون ذلك

Dan yang membenci mu tidak percaya itu.”🙄

والذي يكرهك لا تصدق ذلك

Hidup bukan tentang siapa yang terbaik,

Tapi Siapa yang mau berbuat baik.🤗

الحياة ليست حول من هو افضل ولكن من يريد ان يفعل الخير

Jangan menghapus Persaudaraan hanya karena sebuah Kesalahan.

Namun Hapuslah kesalahan demi lanjutnya Persaudaraan.🤝

لا تحذف الاخوان لمجرد وجود خطإ

لكن احذف الخطأ من اجل استمرار الاخوان

Jika datang kepadamu gangguan.

Jangan berpikir bagaimana cara membalas dendam dengan yang lebih Perih.

Tapi berpikirlah bagaimana cara Membalas dengan yang lebih baik lagi😊

اذا جئت الى التدخل

لا تفكر في كيفية الرد بمزيذ من الألم

ولكن فكر في كيفية الرد باحد افضل

Sibukkan diri dalam kebaikan.

Hingga keburukan lelah mengikuti mu.

احصل على مشغول في الخير

حتى سمئت الشر من متبعاتك

Selamat sore jangan risaukan omongan orang.

Sindiran orang yg keji kepada mu,karena setiap orang membaca dunia dengan pemahaman dan pengalaman yang berbeda.

Orang bijak akan merenung orang bodoh akan tersinggung.

مساء الخير ، لا تقلق بشأن ما يقوله الناس لأن الجميع يقرأ العالم بفهم وخبرة مختلفتين.

SURAT CINTA DARIPADA ALLAH TENTANG SOLAT

SURAT CINTA DARIPADA ALLAH TENTANG SOLAT

                 SOLAT

… Apabila engkau anggap solat itu hanya sebagai kewajiban, maka kau akan terburu-buru mengerjakannya & tak akan menikmati hadirnya Allah saat kau mengerjakannya.

… Anggaplah solat itu pertemuan yg kau nanti dgn Tuhanmu … Allahuakbar.

… Anggaplah solat itu sebagai cara terbaik kau bercerita dengan Allah … Allahuakbar.

… Anggaplah solat itu sebagai kondisi terbaik untuk kau mengadu segala keluh kesah dgn Allah SWT … Allahuakbar.

..Anggaplah solat itu sebagai spt mana seriusnya kau dlm bermimpi … Allahuakbar.

… Bayangkan ketika “Azan berkumandang,” Allah melambai-lambai kepadamu utk mengajak kau lebih dekat dengan-Nya … Allahuakbar.

… Bayangkan ketika kau “Takbir,” Allah melihatmu, Allah tersenyum untukmu dan Allah berbangga dengan mu … Allahuakbar.

… Bayangkanlah ketika “Rukuk,” Allah menampung badanmu hingga kau tak terjatuh, hingga kau merasakan damai dalam sentuhan-Nya … Allahuakbar.

… Bayangkan ketika “Sujud,” Allah mengalas kepalamu. Lalu Dia berbisik lembut di kedua-dua telingamu: “Aku mencintaimu wahai hamba-Ku.” … Allahuakbar.

… Bayangkan ketika kau “Duduk di antara 2 sujud,” Allah berdiri gagah di depanmu, lalu mengatakan: “Aku tak akan diam apabila orang mengusikmu.” … Allahuakbar.

… Bayangkan ketika kau memberi “Salam,” Allah menjawabnya, lalu kau jadi manusia berhati bersih … Subhanallah.

Masya Allah … sungguh nikmat solat yg kita lakukan. Tak akan sia-sia orang yang menyebarkannya.

Maka sebarkanlah wahai teman-temanku. Allahuma, saksikanlah …

#Ingatan dan muhasabah buat diriku sendiri, saudara-saudaraku dan sahabat-sahabatku. Kita insan biasa yg sering terleka dek urusan dunia yg sentiasa menghambat kita…😭😭😭

☝🏼Dapat drp seorang  hamba Allah yg sgt mulia hatinya. Oleh itu mari kita muliakan hati kita pula dgn menghantar kpd insan yang kita sayangi. Aamin Ya Rabbal Alamin. Allahuakbar…

Create your website with WordPress.com
Get started