INGATLAH DALAM SETIAP MUSIBAH PASTI ADA HIKMAH

“INGATLAH DALAM SETIAP MUSIBAH PASTI ADA HIKMAH”

Betapa baiknya ALLAH kepada kita.

Sentiasa memaafkan hamba selagi mana hambanya kembali kepadaNya.

Ya ALLAH, ampunkan dosa kami.

Sesungguhnya kami sentiasa melakukan dosa.

Maka Engkau bimbinglah kami Ya ALLAH.

Hanya Engkau tempat kami bermohon pertolongan.

Ya ALLAH berkati lah ilmu, rezeki didunia dan di akhirat.

πŸ„ Sesungguhnya jalan ke Syurga itu di pagari kepayahan yang HEBAT.

Dan jalan ke Neraka itu di hampari NAFSU SYAHWAT.

πŸ„ KESUSAHAN yang berat dalam perkara AKHIRAT adalah RAHMAT.

πŸ„ Dengan kesusahan ini ALLAH mengampunkan dosa dan meninggikan DARJAT.

πŸ„ DUNIA bukan tempat bersenang-lenang dan BERISTIREHAT.

πŸ„ KESENANGAN yang sebenar-benar nya adalah di negeri AKHIRAT.

πŸ„ Seorang hamba tidak di beri pahala jika tidak menempuh dugaan yang BERAT.

πŸ„ Berjalanlah dengan penuh HARAPAN.

Walaupun hidup ini tidak selalu MEMBAHAGIAKAN.

πŸ„ Bersedeqahlah dengan satu SENYUMAN.

Walaupun jiwa tidak lagi mampu BERTAHAN.

πŸ„ Belajarlah MEMAAFKAN.

Walaupun hati mu sering DI LUKAKAN.

πŸ„ Hiduplah dalam IMAN.

Walaupun DUNIA banyak COBAAN.

πŸ„ Berpeganglah kepada AR-RAHMAN.

Walaupun DIA tidak KELIHATAN.

πŸ„ Untuk mendapatkan KETENANGAN di dalam kehidupan.

Maka kita hendaklah BERTAHAN dengan segala KETENTUAN.

πŸ„ Untuk mendapatkan KETENANGAN di dalam kehidupan.

Maka kita hendaklah MENGHARGAI apa yang kita DAPATKAN.

πŸ„ Untuk mendapatkan KETENANGAN di dalam kehidupan

Kita hendaklah BERSABAR dengan segala UJIAN.

πŸ‘‰πŸ» Allah SWT berfirman, β€œKatakanlah, β€˜Hai hamba-hamba’Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya, Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya, Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang’,” (QS. Az-Zumar: 53).

πŸ‘‰πŸ» Tidakkah firman Allah ini dapat melapangkan hati, menghilangkan keresahan, dan menghapuskan kegundahan Anda? Tampak bahwa Allah sengaja menyapa manusia dengan kalimat β€œWahai hamba-hamba-Ku…” Adapun tujuannya, tak lain adalah menyatukan hati para hamba-Nya dan menyentuh perasaan mereka agar mendengarkan ayat tersebut dengan baik.

πŸ‘‰πŸ» Setelah itu, terlihat bahwa Dia mengkhususkan firman-Nya itu untuk orang-orang yang melampaui batas. Itu dilakukan Allah karena mereka merupakan golongan manusia yang paling banyak melakukan dosa dan kesalahan. Nah, bagaimana dengan kita yang tentu saja juga sering melakukan dosa dan kesalahan?

πŸ‘‰πŸ» Dan jika tidak dilakukan perbuatan yang dapat menghapuskan dosa tersebut Allah akan menduga, dan dugaan itu menghapuskan dosa. Dan memang kita tidak tahu apabila di uji, adakah itu satu ujian ujian untuk menghapuskan dosa atau dugaan Allah berikan untuk mengangkat darjat seseorang hamba-Nya.

πŸ‘‰πŸ» Apapun yang berlaku muhasabahlah diri kita, sentiasalah memohon ampun kepada-Nya.

πŸ‘‰πŸ» Allah swt takdirkan kita mengharungi suatu zaman kegelapan adalah utk kita mensyukuri dgn rahmat Allah dan bersungguh-sungguh menyesali atas dosa lalu.

🌾 Berfikirlah dalam hati bahwa perbuatan dosa yang kita lakukan seperti kesalahan dalam menyambut seruan-Nya, kedurhakaan, kufur nikmat dan dosa-dosa

lainnya sudah memuncak memenuhi langit dan bumi, dan tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa tersebut kecuali rahmat Allah yang kita harapkan, maka hadirkan dalam hati kita bahwa shalat yang akan kita kerjakan adalah shalat terakhir kita yang diharapkan dapat menghapus dosa-dosa yang pernah kita lakukan.

πŸ‘‰πŸ» “Telah tampak kerosakan di darat dan di laut disebabkan kerana perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (Surah ar-Rum: Ayat 41)

Semoga ALLAH makbulkan doa kita.

Sesungguhnya ALLAH mendengar rintihan hambanya.

Kembalilah kepada ALLAH.

10 TANDA AKHLAK MULIA

10 TANDA AKHLAK MULIA

Yusuf Bin Asbath berpesan, Β 

β€œ Tanda akhlak mulia ada 10 :

1-  Sedikit berselisih.

2-  Bersikap adil.

3-Β  Meninggalkan sikap mencari kesalahan orang lain..

4-Β  Berusaha memperbaiki keburukkan- keburukkan zahir.

5-Β  Mencari uzur bagi orang yang salah (Husnu Dzon).

6-  Bersabar menghadapi gangguan.

7-  Muhasabah diri sendiri.

8-Β  Sibuk memperbaiki kelemahan diri sendiri dan tidak sibuk dengan keaiban orang lain.

9-  Sentiasa berwajah ceria.

10- Lembut perkataannya β€œ.